JAZ

JAZ foto BonCabeJaz merupakan seorang musisi asal Brunei yang mantap berkarir di Indonesia. Sukses dengan single “Dari Mata”, Jaz pun makin dikenal karena suaranya yang khas, sosoknya yang tampan dan juga cerita menarik seputar kehidupan serta perjalanan karirnya. BonCabe Lovers penasaran dengan cerita Jaz hingga ia bisa sampai sekarang? Yuk simak sesi eksklusif interview bersama Jaz hanya untuk BonCabe Lovers.

1. Kapan pertama kali Jaz merasa yakin untuk serius menjadi penyanyi?
Di saat aku mendapatkan tawaran untuk bernyanyi di Singapura pada umur 19 tahun dan di situ aku mulai yakin bahwa ini adalah jalan Tuhan. Aku suka banget menyanyi dan suka cover lagu, lalu diposting di media sosial oleh saudara aku. Pada tahun 2009 aku diundang untuk nyanyi di Anugrah Planet Muzik di Singapura dan aku satu-satunya penyanyi dari Brunei yang diundang untuk nyanyi di acara tersebut. Dan setelah itu aku dapat tawaran dari perusahaan musik di Indonesia.

2. Bagaimana reaksi keluarga Jaz saat Jaz memutuskan untuk menjadi penyanyi?
Reaksi keluarga saat itu takut, karena di Brunei itu nggak ada istilah dari penyanyi bisa sukses atau bisa makan dari nyanyi. Aku ngerti bukan berati mereka nggak support, karena di Brunei nggak ada wadah untuk itu.

3. Apa yang Jaz lakukan terhadap sikap keluarga Jaz tersebut?
Aku berusaha meyakinkan mereka, walaupun sulit akhirnya mereka memberikan kesempatan 1 tahun untuk mencoba. Sebelum aku mengeluarkan single Dari Mata, aku mengalami proses yang bener-bener dari bawah, pernah ngerasain promo-promo yang lama banget selama 1 tahun. Setelah aku mendapatkan award akhirnya keluarga aku luluh juga dan percaya bahwa aku punya bakat. Dan setelah mendapatkan tawaran dari Sony Musik itu bukan berarti aku leha-leha dan nunggu lagu, tapi aku harus jalan dan usaha sendiri dengan membuat lagu.

4. Proses terberat apa yang harus Jaz hadapi pada saat pertama kali meniti karier?
Banyak banget proses beratnya, pertama meyakinkan keluarga dan kedua menyakinkan diri sendiri karena aku udah sempet menyerah juga saking lamanya nunggu single Dari Mata keluar. Tapi kemudian aku merasa “masa sih menyerah udah nunggu berapa tahun”, dan aku nggak mau setengah jalan, dan makin ke sini makin ke sini ada banyak tawaran.
Proses terberat lainnya yaitu waktu beradaptasi budaya, belajar bahasa Indonesia, belajar naik motor karena di Brunei nggak ada yang naik motor dan menghadapi kemacetan. Tapi makin ke sini aku makin mencintai Indonesia, karena lebih banyak tantangannya, sedangkan di Brunei tuh saking enaknya jadi kayak zona nyaman.

5. Apa yang Jaz lakukan untuk mengatasi fase terberat tersebut?
Sebenarnya ketika kita sedang mendapatkan tantangan, kita lebih banyak mikirnya dan kemudian capek, kita malah nggak mendapatkan solusi sama sekali. Jadi aku lebih milih diem aja dan nggak terlalu mikirin hal tersebut, jalanin aja.

6. Siapakah inspirasi terbesar Jaz sehingga Jaz bisa menjadi seorang Jaz yang sekarang?
Almarhumah nenek aku. Dia itu business woman, orang yang nggak pernah mengeluh. Dia mengajarkan aku bahwa jangan pernah mengeluh, karena mengeluh sangat-sangat merugikan. Karena di saat orang mengeluh, energi negatif akan selalu datang dan membuat dampak yang buruk, jadi sebenarnya ya udah jalani aja dan yakin bahwa jika kamu melakukan sesuatu positif, layaknya magnet, maka rejekinya akan ada aja. Jadi aku sangat takut mengeluh, jadi syukuri, jalani dan nikmati.

7. Kalau Jaz ga dilahirkan dengan suara sekeren sekarang, kira-kira Jaz mau jadi apa?
Aku mau menjadi interior designer, karena dibanding akademik, aku lebih suka ke art.

8. Apa arti kata sukses bagi Jaz?
Sukses itu menurut aku adalah ketika kita menginginkan sesuatu dan kita bisa mencapainya dan gimana cara kita untuk konsisten. Untuk sudah merasa sukses atau belum, aku percaya bahwa manusia itu nggak pernah merasa puas. Karena menurut seorang Jaz, berkarya itu nggak ada habisnya dan everyday is learning, jadi gimana caranya kita bisa terus konsisten.

9. Pengalaman apa yang paling berkesan pada saat menjadi penyanyi terkenal?
Saat aku bernyanyi di Anugrah Planet Muzik di Singapura, karena pertama kalinya aku bernyanyi di panggung yang sangat besar dan banyak nama-nama penyanyi terkenal yang datang ke situ.

10. Apakah cita-cita Jaz yang belum tercapai?
Interior designer tadi. Aku nggak begitu jago gambar karena nggak dilatih, tapi papa aku jago banget gambar, dan mungkin darah seni papa aku turun ke aku.

11. Share dong motivational quotes Jaz untuk BonCabe lovers!
Just do what you love atau lakukan apa yang kamu suka. Karena aku sendiri nggak tau kalo akan menjadi seorang penyanyi, karena aku suka nyanyi dan dijalani dengan sungguh-sungguh jadi nggak menyangka dari menyanyi bisa menjadi karir.

12. Pernah nervous saat manggung? Apa yang Jaz lakukan saat nervous?
Nervous itu pasti pernah, cuma gimana caranya biar nggak keliatan di panggung. Cara untuk mengatasinya yaitu aku jarang ngomong karena kalo banyak ngomong malah jadi lupa. Jadi aku cuma diem dan santai, tapi aku bisa melewati rasa nervous itu dengan seiring berjalannya waktu.

13. Apa hobi yang biasa dilakukan di waktu luang?
Main futsal, olahraga gym dan nge-mall.

14. Apa makanan favorit Jaz?
Makanan apa aja yang enak dimakan terutama makanan Indonesia, kayak ayam, olahan iga, sop iga.

15. Apa makanan yang paling nggak disuka?
Kalo disuruh pilih antara makanan Indonesia dengan western, aku lebih pilih Indonesia. Karena aku nggak begitu favorit dengan makanan western.

16. Apa ada kebiasaan unik yang orang lain nggak tau?
Kebiasaan unik nggak ada. Cuma aku bisa bikin lidah bentuk bunga.

17. Apakah Jaz punya fobia terhadap sesuatu?
Aku nggak fobia, cuma aku takut ketinggian. Karena pernah naik penerbangan dari Jakarta ke Malaysia, dan sepanjang perjalanan itu terjadi turbulensi, nah semenjak itu aku jadi takut. Makanya setiap naik pesawat aku lebih suka tidur.

18. Apa yang Jaz lakukan kalau lagi bete?
Jalan-jalan. Mau sendiri atau pun sama teman-teman.

19. Apa kota favorit Jaz di Indonesia?
Bandung, karena menyenangkan, cuacanya, dan makanannya.

20. Hal apa yang paling Jaz tunggu-tunggu dari Lebaran?
Kumpul bersama keluarga karena waktunya pulang ke Brunei.

21. Apakah Jaz bisa masak? Masakan apa yang paling jago dibuat?
Bisa masak tapi nggak jago. Karena aku tinggal di apartemen sendiri jadi aku harus bisa masak. Makanan yang aku suka buat itu yang goreng-goreng dan butter milk chicken.

22. Kapan dan siapa yang pertama kali kasih tau tentang BonCabe?
Udah lama tau BonCabe dan itu dari temen aku yang suka banget makan pedas. Dan kakak aku buka restoran di Brunei dan pakainya tuh BonCabe.

23. Level berapa BonCabe favorit Jaz?
BonCabe level 15, tapi BonCabe level 30 aku juga kuat.

24. 3 kata untuk BonCabe?
Enak, Bisa dibawa kemana-mana, Fleksibel bisa untuk makanan apa aja.

25. Paling suka tabur BonCabe dimakanan apa?
Mie instan

Copyright © 2018 KOBE BOGA UTAMA. All rights reserved • Privacy Policy